Minggu, 14 Oktober 2012

bersahabat dengan al-quran

Alhamdulillah..hari minggu terus jadi hari yang inspiratif, minggu kemarin belajar dalam training trandaska, minggu ini yauma ma'al-qur'an bersama emak-emak yang keren-keren abis. gimana gak keren mereka ummahat yang tetap semangat belajar al-quran dan tetap kekeuh dalam dakwah.. salut daaahh...
target yauma ma'al-quran kali ini 3 juz...bacaan al-quran yang jelas dan tartil menggema di masjid SDIT.. lucunya anak-anak mereka juga turut di bawa..unyu-unyu semua....jadi pengen..#gubraakk...
sehari bersama al-quran di awali dengan taujih dari ustad Aniq, ustad Aniq menjelaskan bagaimana kita dapat bersahabat dengan Al-quran.

"Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri (TQS Fathir [35]: 29-30).

Ini perniagaan yang sangat murah dan praktis, kalo infaq yah berat mungkin kerna pake uang, nah sholat dan baca al-quran itu gak pake uang tuhh..dapet pahala pula..^^

---cara pertama untuk terus bersahabat dengan al-quran adalah dengan membacanya.

Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan الم satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami’, no. 6469)

 Aisyah radhiyallahu ‘anha meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Seorang yang lancar membaca Al Quran akan bersama para malaikat yang mulia dan senantiasa selalu taat kepada Allah, adapun yang membaca Al Quran dan terbata-bata di dalamnya dan sulit atasnya bacaan tersebut maka baginya dua pahala” (HR. Muslim)

--kedua yakni mengkajinya..
--ketiga yakni hidup di bawah naungannya..
--ke empat hidup bersama al-quran dengan sepenuh hati..

Evaluasi kedekatan terhadap al-Quran
1. apakah kita beriman terhadap kebenaran Al-quran..terhadap janji-janji-Nya?
2. sudahkah mampu membacanya??
3. sudah kah membaca al-qur'an menambah bobot keimanan?
4. apakah tertarik menghapalnya?
5. apakah timbul rasa penasaran terhadap hal yang belum dipahami?

6. siapkah menjelang janji ALLAH dengan pengorbanan?

Siapa yang membaca Al Qur'an, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaiakan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, "Mengapa kami dipakaikan jubah ini?" Dijawab,"Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Qur'an." (HR. Al-Hakim). Hadist Ini yang menjadi salah satu motivasi..." :-)
semoga..

Ya Allah, jadikan kami, anak-anak kami, dan keluarga kami sebagai penghafal Al Qur'an, jadikan kami orang-orang yang mampu mengambil manfaat dari Al Qur'an dan kelezatan mendengar ucapan-Nya, tunduk kepada perintah-perintah dan larangan-larangan yang ada di dalamnya, dan jadikan kami orang-orang yang beruntung ketika selesai khatam Al Qur'an. Allahumma amin.... ^_^






Tidak ada komentar:

Posting Komentar