Selasa, 14 Februari 2012

sisi lain

ini adalah obrolan ringan bersama siswi SMA tentang hari valentine, mungkin penulis ikutan latah mengambil topik hari valentine  kerna sahabat-sahabat semua pada gembar-gembor say No valentine nihh"..eits.. pernahkah bertanya mengapa mereka merayakannya??..sebelum kita menyatakan TIDAk, mari ketahui beberapa alasan mereka.


  • Aku Isti siswi kelas II SMA--..Aku tak begitu peduli apa itu hari valentine.. bagaimana sejarahnya dan untuk apa. bagiku hari itu aku seperti "putri" yang diberi perhatian lebih oleh pacarku. diajak makan barenglah, jalan-jalan, plus diberi kado spesial..hmm.. biasanya kadonya itu boneka lucu berwarna pink. belum lagi satu kotak coklat vanila kegemaranku.. lalu apa itu semua aku merayakan hari valentine?? tentu saja bagiku itu terserah anda, aku mengiyakan pemberian pacar, kerna yah..kok dikasih hadiah malah nolak. tidak ada wanita yang tidak suka diberi hadiah. tentu apalagi itu dari pacarku..Valentine adalah moment yang pas untuk membuktikan cinta pacarku..hhmmm..eits cinta?? aku rasa tidak, kerna aku tidak hanya menerima perhatian dari pacar ku saja. aku siap menampung banyak coklat dari siapa pun. Apa aku menerima cinta mereka???.. aku cuma suka coklatnya kok, eh iya ada juga beberapa yang memberiku bunga mawar. hayoo.."bagaimana hari itu tidak ku tunggu-tunggu jika hadiahnya seabrek gini". Soal sejarahnya valentine seperti apa. Aku dan teman-teman kebanyakan tidak peduli, yang penting HAPPY.

  • Aku Riri kelas 3 SMP..aku juga sempat berpikir apa pacarku itu sayangnya pas hari valentine aja yaa?? hari-hari biasa dia jarang sekali memberiku perhatian lebih. ihh...seringnya mah sms malah gak dibales, sibuk ini deh itu deh... aku berasa seperti peminta-minta yang mohon diberi perhatian. tapiii..semua kekesalanku bisa berubah..seperti nya ketika hari valentine tiba mereka para laki-laki berubah cute dan manis... Aku anak sma yang sedang gencar-gencarnya ingin menunjukkan siapa aku, dengan ego tinggi dan dengan rasa ke'akuan yang tak mau kalah saing dengan teman-temanku yang lain. Aku bisa ngambek besar kalo sampai pacarku tak memberikan coklat yang sama seperti temen-teman dapatkan.  Teman-teman akan dengan bangganya dan itu seperti menginjak-injak harga diriku ketika mereka bisa mengantongi banyak coklat dan ribuan tangkai mawar sedang aku tidak sama sekali. Apa itu kerna hari valentine dan aku merayakan nya?? tentu tidak. ini hanya kerna aku malu dan iri jika tidak mendapatkan hal yang sama seperti teman-temanku yang lainnya..
  • Aku Arta siswi kelas 3 SMA, cinta bagiku perlu pembuktian. Aku juga tidak merayakan hari valentine kok. tapi aku menerima pemberian coklat dari pacar dan gebetan-gebetanku.hehee... lah..apa bedanya ya..haahaa.. kalo hari biasa diberi coklat terus mah aku juga gak masalah. tapi dasar emang mereka mengambil moment valentine biar ngirit. Jika tidak diberi apa-apa aku berasa kuper deh.. berasa aneh dan sangat gak banget dah. Masa temen-temen dapet coklat aku cuma gigit jari?? hadehhh....

Ini hanya beberapa obrolan ringan dengan siswi-siswi yang beranjak remaja.Tahap dimana pembentukan pribadi yang selalu ingin senang. apa pun yang penting Happy. tahap usia dimana tidak begitu berpikir panjang. setelah melakukan kesalahan, barulah mereka belajar. Tahap usia dimana tak ingin di dikte soal baik dan buruk,kerna bagi mereka "aku lebih mengerti, dan aku bukan anak kecil lagi". 

Bagi mereka bukan kerna hari valentine adalah merayakan kematian pendeta atau bahkan merayakan hari raya agama lain. tapi lebih pada "perhatian" serta dalam simbol coklat yang bisa mereka kantongi. ato sebatas ucapan selamat hari valentine. bagi mereka bukan selamat merayakan hari valentinenya, makna tersiratnya yaitu "aku menyayangimu"..hadehhh

eittss..Ada kata-kata akhir dari salah satu siswi tadi " Jika sahabat (sama jenis) tidak bisa menggantikan posisi pacar, mending gak usah mendikte agar saya tidak pacaran.. lah situ sebagai sahabat saja tidak pernah memberi perhatian"..tidak ada sahabat yang mau-maunya menemani seperti pacar saya yang menemani saya suka dan duka, bersedia mendengar cerita saya tanpa raut protes dibelakang saya, atau tetap dalam posisi siaga jika saya tiba-tiba butuh bantuan, rela sms'in saya walaupun sekedar mengucapkan selamat tidur, sudah makan, sedang apa, lagi dimana..hadehhh..apa ada sahabat semacam itu?? oow..


Penulis hanya ingin mengangkat sisi lain yang ada pada hari valentine, kebanyakan mereka bukan tidak mengetahui sejarah nya apa dan bukan mereka tidak tau haram hukum nya. Mereka sudah hapal kok "say No to valentine day"..HARAMMM>>>>...bahkan mereka bisa dengan lantang berteriak semacam itu.

Semoga ada pelajaran tersendiri untuk kita dari anggapan-anggapan remaja tentang paradigma dalam kalangan mereka. dan dikemudian dapat terbentuk strategi baru untuk perbaikan bersama. "bukan hanya berupa teriakan"


Rangkul mereka yang belum mengerti dengan kata hikmah lagi teladan yang baik, masing-masing kita pernah muda dan merasa dalam posisi mereka. Jika ada saudari disekelilingmu yang masih sibuk dengan perhatian pacarnya, rangkul mereka dengan perhatian darimu. Berceritalah selayaknya sebagai bagian dari mereka, bukan seorang guru yang menggurui, bukan seorang yang sok suci dan merasa paling benar. Posisikan diri seperti mereka, bukan hanya " Say no Valentine" nya yang perlu ditekankan. tapi juga pada kualitas pribadi untuk membentuk kecinta'an pada ALLAH. sehingga cinta pada yang lain bisa terkalahkan. "Ma fi qolbi Gairullah"..Jika cinta hanya terpusat pada-nya. maka tiada apa yang lain di hati selain ALLAH..

terimakasih..maaf.

1 komentar: